Kamis, 30 Mei 2013

ISIM ZAMAN, MAKAN DAN ALAT



ISIM ZAMAN, MAKAN DAN ALAT
Disusun Guna Memenuhi Tugas Penelitian
Mata Kuliah : Shorof
Dosen Pengampu : Amin Nashir, M.Si



 








Disusun Oleh :
AMIROTUS SOLICHAH : 111503
HANIK ROHAYATI : 111510
 

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) KUDUS
JURUSAN TARBIYAH/PBA-B
TAHUN 2013

A.    PENDAHULUAN
Dewasa ini, banyak manusia yang belum memahami apa sebenarnya isi yang terkandung di dalam al Qur’an. Manusia hanya bisa membaca saja. Manusia tidak bisa membaca dan mengamalkan apa yang terkandung didalam al Qur’an. Agar manusia bisa memahami dan mengamalkan isi yang terkandung dalam al Qur’an, mereka harus mempelajari ilmunya dahulu. Didalam mempelajari ilmu al qur’an dibutuhkan ilmu, yaitu ilmu sharaf, nahwu, balaghah dan lainnya yang berhubungan dengan bahasa arab. Tetapi yang akan dibahas didalam amakalah ini adalah ilmu sharaf. Ilmu Shorof menurut bahasa adalah berubah atau mengubah. Mengubah dari bentuk aslinya kepada bentuk yang lain. Misalnya merubah bentuk bangunan rumah kuno menjadi bentuk bangunan rumah yang modern.Adapun menurut istilah, shorof adalah berubahnya bentuk asal pertama yang berupa fi’il madhi, menjadi fi’l mudhori, menjadi mashdar, isim fa’il, isim maf’ul, fi’il amr, fi’il nahi, isim jaman, isim makan sampai isim alat.


B.     PERMASALAHAN
1. Apa pengertian isim zaman, isim makan dan isim alat?
2. Bagaimana amal isim zaman, makan dan alat?















C.     PEMBAHASAN
·         Isim Zaman/ doing-time / waktu kejadian dan (اِلاسْم الزَمَان ) dan Isim Makan/ doing-place / tempat kejadian (اِلاسْم المكَان)
الاسم الزمان هومادل على وقت حصول الفعل
Yaitu kalimat yang menunjukkan arti waktu berhasilnya pekerjaan.

الاسم المكان هو مادل على موضع وقوع العمل
Yaitu kalimat yang menunjukkan arti tempat terjadinya pekerjaan.
Fi’il Isim Zaman/Makan:
ضرَب / يضرِب (memukul) مَضْرِب (alat pemukul)


Wazan isim zaman dan isim makan yaitu dari fi'il tsulasi bentuknya sama, dikarenakan kedua shigat ini sama-sama musytaq dari fi’il mudlari’nya. Adapun wazan-wazannya :
aمَفْعِلٌ
Untuk fi’il tsulasi yang ain fi’ilnya mudlari’ dibaca kasroh:
Contohnya: ضرَب يضرِب (memukul) مَضْرِب (masa/tempat memukul)
              حسِب يحسَب  (menyangka) مَحْسِب (masa/tempat menyangka)
Kecuali dari fi’il bina’nya mitsal wawi dan zaman makannya mengikuti wazan.
Contoh: وَعَدَ يَعِدُ(berjanji) مَوْعِد (masa/tempat berjanji)

b.
مَفْعَلٌ
Untuk fi’il tsulasi yang ian mudlari’nya dibaca fathah atau dhomah.
Contoh: نصَر ينصُر (menolong) مَنصَر (masa/tempatnya menolong)
فتَح يفتَح (membuka) مَفتَح (masa/tempat membuka)
علِم يعلَم (mengetahui) مَعلَم (masa/tempat mengetahui)
 ضخُم يضخُم(Berani)   مَضخَم
Kecuali dari fi’il yang bina’nya mu’tal lam, maka secara mutlaq isim zaman makannya mengikuti wazan مَفْعَلٌ
Contoh: طَوَي يَطوَى مَطْوًى : waktu atau tempatnya meliputi.
Untuk menentukan bahwa isim-isim tersebut di atas isim zaman atau makan adalah adanya qarinah yang menjelaskannya.
Misalnya, adanya kata أَمْسِ  (kemarin) menunjukkan isim zaman. Dan adanya  هُنَا  (disini) menunjukkan isim makan.
·         ISIM ALAT / doing-tool noun/ doing-tool/ alat untuk melakukan (الاسم الالة )

الاسم الالة هو مادل على اداة العمل
Yaitu kalimat yang menunjukkan arti alatnya pekerjaan.
Adapun wazan isim alat ada 3, yaitu :
a. مِفْعَلٌ  Contohمِنْصَرٌ  artinya alat menolong.
b. مِفْعَالٌ Contohمِفْتَاحٌ  artinya alat membuka (kunci).
c. مِفْعَلَةٌ  Contoh مِمْسَحَةٌ  artinya alat menghapus.
Terkadang isim alat ini tidak berupa wazan-wazan tersebut di atas, tetapi menggunakan kalimat yang lain. Contoh : قَلَمٌ  artinya pena,  كَأْسٌ  artinya gelas / piala.
Isim alat itu mempunyai 3 bentuk tashrifan. Isim alat hanya ada pada tsulasi mujarrad dan isim alat itu juga berbentuk mufrad, tastniyah dan jamak .

» Tabel isim zaman, makan, alat

اسم الة
اسم زمان / اسم مكان
فعل مضارع
فعل ماضى
مِفعَل
مَفعَل
يفعُل
فعَل
مِفعَل
مَفعِل
يفعِل
فعَل
مِفعال
مَفعَل
يفعَل
فعَل
-
مفعَل
يفعَل
فعِل
-
مفعَل
يفعُل
فعُل
-
مفعِل
يفعِل
فعِل

اسم زمان / مكان
ماضي – مضارع

مفعل
فعل يفعل
رباعي
مفاعل
فاعل يفاعل
مفعل
افعل يفعل
متفاعل
تفاعل يتفاعل
خماسي
متفعل
تفعل يتفعل
مفتعل
افتعل يفتعل
منفعل
انفعل ينفعل
مفعل
افعل يفتعل
مستفعل
اِسْتَفْعَلَ يستفعل
سداسي
مفعوعل
افعوعل يفعوعل
مفعال
افعال يفعال
مفعول
افعول يفعول

D.    KESIMPULAN
Ilmu Sharaf untuk mempelajari perubahan2 bentuk kalimat sehingga berubah arti, akibat pengaruh perubahan waktu ; akan/sedang atau telah, pelaku, objek penderita, tempat/alat atau zaman. Asal 3 huruf, 4, 5 atau 6. Ada penambah atau tidak. Beraturan atau tidak beraturan. Ilmu Sharaf, dikenal pula sebagai Ibunya Ilmu, sebagaimana dawuhan sebagian ulama ; “Ash-shorfu ummul ‘uluum, wan nahwu abuuha” (Imu sharaf adalah ibu berbagai ilmu, adapun Nahwu adalah bapaknya).
Sebagaimana shigat-shigat yang terdapat dalam ilmu sharaf tersebut. Seperti isim zaman, isim makan, dan isim alat. Isim zaman yaitu kalimat yang menunjukkan arti waktu berhasilnya pekerjaan. Isim makan yaitu kalimat yang menunjukkan arti tempat berhasilnya pekerjaan. Sedangkan Isim alat yaitu kalimat yang menunjukkan arti alatnya pekerjaan

E.     PENUTUP
Demikianlah makalah yang kami susun apabila terdapat kesalahan dalam penulisan makalah ini, kami mohon maaf yang sebesar-bearnya dan kami juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga kami dapat memperbaikai pembuatan maklalah selanjutnya yang lebih baik terima kasih.


DAFTAR PUSTAKA
Syeh Musythofa al-Gholaziini, 1998,  jami’ud durus, Beirut: Al-Maktabah as-Riyah, juz 1,
Ilmu S\haraf Lengkap. Pekalongan: Al Asri Pekalongan.
http://ryper.blogspot.com/2009/12/shorof-1-pengertian-dan-pembagian.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar